Polisi Beberkan Kronologis Meninggalnya Seorang Bobotoh Persib di Bekasi


Seorang bobotoh Persib Bandung, Muhammad Rovi Arrahman alias Omen (17), diduga tewas akibat bentrokan dengan kelompok suporter lain.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Endang Longla mengatakan, Omen adalah warga Kampung Babakan RT04/02, Telaga asih, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

"Korban tewas saat bersama rombongan suporter lainnya dihadang sekelompok orang tak dikenal berjumlah 30 orang saat ingin menonton pertandingan sepak bola yang berlangsung di Stadion Wibawamukti, Cikarang Utara, Sabtu (22/10)," kata Endang seperti dilansir Okezone.com.

Kelompok Omen dihadang di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Kampung Tegalgede, Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, rombongan Omen baru saja berangkat untuk menonton pertandingan sepak bola antara Persib Bandung vs Persegres Gresik United.

"Waktu dihadang korban bersama rombongannya sekitar 20 orang, dan baru saja berangkat dari titik kumpulnya di Kampung Blok Jenggot, Rawa Palangan, Cikarang Barat. Dan tiba-tiba di lokasi, mereka langsung dihadang dan diserang oleh kelompok tak dikenal itu," jelas Endang.

Sontak saja korban bersama rombongannya panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri. Namun, Omen jadi korban karena berada di posisi paling depan dan berboncengan satu motor bertiga dengan temannya.

"Dia jadi korban penyerangan itu lantaran saat berboncengan bertiga. Kemudian saat itu, korban pun dilempar helm oleh salah satu kelompok orang tidak dikenal dan mengenai kepala korban sehingga motornya oleng dan membuat korban terjatuh," terang Endang.

Berdasarkan hasil keterangan saksi di lokasi, pada saat terjatuh dari motor, kaki korban dipegangi oleh rekannya, Ilham, untuk menghindari serangan. Namun sayang, bukan menyelamatkan korban, pegangan rekannya malah membuat korban terseret dan kepalanya terbentur jalan.

"Tubuh korban terseret hampir sekitar 7 meter dan kepalanya terbentur berkali-kali di aspal. Diduga akibat hal itu korban akhirnya meninggal dunia," ujar Endang.

Korban sempat dibawa oleh rekan-rekannya ke RS Harapan Keluarga, Jababeka. "Waktu di lokasi korban masih sadarkan diri dan di RS pun sempat mendapatkan tindakan medis sebelum akhirnya tewas," ungkap Endang.

Diketahui akibat kejadian yang menimpa korban, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Awal Chairuddin melayat ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.(*)

Komentar