Diogo Tinggalkan Persib Tanpa 'Rasa Benci'

Diogo Ferreira meninggalkan Persib Bandung dan sepak bola Indonesia dengan penuh kesan dalam benaknya. Menurut Diogo bermain di Indonesia bersama Maung Bandung adalah salah satu pengalaman terbaik dalam karier sepak bolanya.

Seperti diketahui pemain asal Australia yang memiliki darah Portugis itu baru saja mencapai kesepakatan dengan klub Liga Super Malaysia Penang FA. Diogo bergabung dengan klub yang diarsiteki Ashley Westwood itu setelah kontraknya tak diperpanjang Persib.

Kendati menjalani karier yang cukup singkat, sekitar empat bulan dan harus masuk daftar pemain yang terdepak. Namun Diogo tak menaruh rasa 'benci' kepada Persib dan sepak bola Indonesia.

Diogo mengungkapkan, sangat menikmati sambutan hangat bobotoh dan atmosfer sepak bola Indonesia yang menurutnya sangat tinggi dibandingkan negaranya Australia.

Karena itu Diogo merasa tak pernah menyesali keputusannya meninggalkan Australia dan mengambil kesempatan berkarier di Indonesia. Justru kata dia bermain bersama Persib adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah dibuatnya.

"Saya tidak menyadari seberapa besar sepak bola sampai saya datang ke Indonesia. Besar sekali. Seluruh masyarakatnya benar-benar mencintai sepak bola," ujar Diogo, dilansir Bola.com.

Diogo sendiri bisa dikatakan termasuk pemain asing yang tak banyak berulah. Bahkan, tergolong 'santun' ketika berada di lapangan. "Saya cukup beruntung bisa bergabung dengan Persib Bandung, tim terbesar di Indonesia, mereka punya lebih dari lima juta pendukung," tambahnya.

Meski begitu, Diogo menilai tidak mudah bermain di Indonesia karena setiap pertandingan berlangsung dalam tempo cepat. Di sisi lain, ia memuji kecepatan yang dimiliki para pemain yang bermain di Indonesia.

"Kompetisi di Indonesia benar-benar sulit. Permainan berlangsung lebih cepat. Dari segi teknik para pemainnya juga mengagumkan. Mereka benar-benar tajam. Bermain di Indonesia merupakan sesuatu yang saya ingin lakukan untuk sesaat," ucap Diogo.

Kini, Diogo akan memulai petualangan baru bersama Penang FA. Pemain serbabisa ini senang bisa bergabung dengan tim yang pernah dilatih Jacksen F. Tiago. Terutama melihat bagaimana pelatih Penang FA mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi musim baru.

"Saya bisa beradaptasi dengan cepat di Malaysia karena ada pelatih baru di sini, Ashley Westwood. Masa transisi saya berlangsung sangat mudah. Apalagi ada banyak pemain yang bisa bicara bahasa Inggris, membuat segalanya menjadi lebih mudah buat saya," pungkasnya.(*)

Komentar