Pelatih Persija Kritik Kualitas Wasit di Indonesia

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengungkapkan kegelisahannya soal kepemimpinan wasit-wasit di Indonesia. Pelatih asal Brasil itu menilai para pengadil perlu lebih berani mengambil keputusan tegas, terutama dalam mengeluarkan kartu kuning dan merah untuk pemain yang bermain sangat kasar dalam pertandingan Liga 1 2017.

Kegelisahan Stefano Teco dimulai saat Persija bertandang ke Makassar dan kalah 0-1 dari PSM Makassar. Saat itu Sandi Sute harus menerima kartu merah setelah wasit, Thoriq Alkatiri, dua kali mengeluarkan kartu kuning untuk mantan pemain Pusamania Borneo FC itu.

Namun, Stefano Teco mencatat ada beberapa kali pemain PSM Makassar bermain sangat kasar dalam laga itu. Ironisnya mereka hanya mendapatkan peringatan dari tanpa adanya kartu yang keluar dari saku wasit.

Bahkan Stefano Teco mengaku terkejut saat marquee player Persija, Bruno Lopes dilanggar sangat keras hingga meninggalkan lebam menghitam di perut bagian kiri tapi pemain PSM tak mendapatkan kartu merah.

Ia pun sangat khawatir hal serupa bisa terjadi di kemudian hari untuk semua tim yang menjalani laga tandang.

Jelang pertandingan kontra Madura United di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (4/5/2017), Teco berharap wasit di Indonesia lebih berani untuk mengeluarkan kartu kepada pemain yang tampil sangat kasar baik dari tim tuan rumah atau pun tim tamu.

"Saya pikir wasit harus memberikan kartu kepada pemain yang bermain terlalu keras. Jika perlu harus langsung diberi kartu merah seandainya sangat kasar seperti saat kami menghadapi PSM kemarin," ujar Stefano Teco, Rabu (3/5/2017).

"Jika pada pertandingan ini pemain Persija Jakarta atau Madura bermain kasar, saya berharap wasit harus berani mengeluarkan kartu untuk pemain tim mana pun yang bermain sangat kasar," lanjut pelatih asal Brasil itu.(*)

Sumber: Bola.com

Komentar